Puisi - Kelapa




 


Kelapa

M. Sadli Umasangaji

 

Ku pandang di sana, pohon kelapa berbaris-baris

Aku memang baru berjalan 

Beberapa waktu di Desa-Desa Pulau Sunyi

Atau mungkin berpindah mencari penghidupan

Masa kecil, aku tinggal di rumah-rumah berdekatan

Di pusat Moloku Kie Raha

Aku mencari, berjalan di Pulau Seberang

Setiap berjalan ke tempatku bekerja

Ku lihat berderet-deret pohon kelapa di jalan

Daerah ini adalah daerah kelapa

Aku mungkin tak rasakan

Bahwa kehidupan mereka tergantung pada kelapa

Bapakku orang berseragam

Orang berseragam bergaji standar

Petani kelapa bisa lebih kuat dari orang berseragam

Pohon kelapa bisa jadi lebih banyak berkantong

Bisa jadi juga dadanya merah tapi kantong belum cukup

Kelapa itu difufu

Kemudian jadilah kopra

Bermalam-malam orang melakukan pengasapan

Berkarung-karung orang memasukan hasil kopra

Ada yang bekerja di kebun sendiri

Ada yang bekerja pada kebun orang

Dan mahasiswa-mahasiswa itu berteriak

Naikkan harga Kopra

Harga diatur tengkulak

Dan dulu dosenku pernah bertanya 

pada teman-teman di kelas

"Ngana p papa su naik kelapa?"

Biaya kuliah tergantung biaya kelapa

Posting Komentar

0 Komentar